Saturday, July 13, 2013

Seragam Batik, Identitas Saat Umrah


Batik itu memang sudah menjadi identitas Indonesia.
Itu yang ada dalam pikiran saya saat melaksanakan ibadah umrah akhir Juni lalu.
Dari biro umrah yang saya ikuti, saya dikasih 1 stel seragam batik berwarna hijau sebagai identitas kelompok. Pas sampai di bandara Soekarno Hatta saat mau berangkat, eh di Soetta ternyata banyak jamaah Indonesia yang juga mau berangkat umrah.
Kok tahu? Ya dari seragam batik yang mereka kenakan. J
Motif dan warnanya bermacam-macam, dan berbeda-beda antara 1 biro umrah dengan biro umrah yang lain.
Jadi kalau ada 10 biro umrah kumpul dalam 1 ruangan ya berarti bakalan ada 10 motif dan warna batik yang berbeda-beda.
Dari sejak di Soetta, di pesawat, transit di Dubai sampai tiba di Jeddah, setidaknya ada 6 warna kain batik lain yang saya temui: batik warna coklat tua, coklat muda, orange, merah hati, biru, dan abu-abu. Belum termasuk yang cuma lihat sekilas dan saya lupa warnanya apaan, hehe..
narsis dikit sama seragam :)
Rata-rata sih dipakai sebagai seragam jamaah, namun ada juga yang dibuat kerudung atau semacam kain ikat kepala. Tapi hampir semua biro umrah identitasnya pakai batik.
Namun, agak berbeda dengan seragam batik untuk jamaah Haji, yang kalau saya nggak salah diseragamkan untuk seluruh jamaah dari Indonesia, baik warna maupun coraknya. Tahun lalu warnanya cantik banget, ungu muda dengan motif bunga-bunga.
Sayangnya karena jarak waktu balik dari site dengan berangkat umrahnya mepet sekali, pulang ke Jakarta tanggal 20 dan berangkat umrah 21, saya langsung dikirimi baju batik jadi yang udah tinggal pakai dari biro umrahnya. Dan ternyata kegedean, pake banget. J
Makanya selama di Madinah-Makkah, si batik saya kurang exist karena jarang saya pakai. Dipake cuma pas berangkat dan itupun saya sampirkan aja di luar baju kayak jubah.
Selama di sana, jamaah yang memakai batik sepertinya ya memang jamaah dari Indonesia. Sempat sebelahan dengan jamaah dari Malaysia saat sholat di masjid maupun papasan waktu di jalan, tapi nggak ada atribut dengan motif batik sama sekali tuh..
Selain pas berangkat, batik juga disarankan biro umrah dipakai saat berkunjung ke beberapa tempat di sana, misalnya Jabal Rahmah. Gunanya sih untuk memudahkan si biro atau jamaah lain mengenali anggota rombongannya jika ada yang tersesat di antara banyaknya manusia yang ada di tempat yang dikunjungi.
Meski kegedean, tapi batik dari biro umrah tetap saya jaga dengan hati-hati. Sampe saya rela lari-lari ngejar bis gara-gara seragam batik ketinggalan di bis saat di Makkah.
Ya gimana nggak ketinggalan, jamaah lain seragam batiknya pada dipakai, seragam batik saya disampirin aja di kursi bis J

1 comment:

  1. Salam Sukses, semoga kita selalu diberikan keberkahan dari-Nya.
    Batiknya Bagus-Bagus ya.
    Batik Aqila Pekalongan, Produsen dan Distributot seragam BATIK SEKOLAH, KANTOR, ORGANISASI
    http://www.batikaqila.com

    ReplyDelete